UwaisNews.Com – Jakarta, 9 Oktober 2025
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi kontinjensi konflik global dan regional yang semakin kompleks. Melalui kegiatan Kajian Publik bertema “Membangun Sinergi Nasional di Tengah Dinamika Global”, yang digelar di Jakarta, Rabu (8/10), Kemenko Polkam berupaya membangun kesamaan persepsi tentang ancaman terhadap stabilitas nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, menegaskan pentingnya koordinasi yang solid antarinstansi dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara.

“Kami berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor agar kebijakan pertahanan dan keamanan berjalan terpadu, adaptif, dan komprehensif,” ujar Purwito.

Forum strategis ini juga menghadirkan kalangan akademisi dan pengamat pertahanan. Rektor Universitas Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho, dalam kesempatan itu menekankan bahwa ketahanan nasional tidak hanya diukur dari kekuatan militer semata.

“Kesiapan sumber daya manusia, pendidikan, literasi, dan kesadaran kolektif seluruh elemen bangsa juga menjadi kunci dalam menghadapi ancaman hibrida,” jelas Anton.

Diskusi ini membahas beragam bentuk ancaman — mulai dari militer, nonmiliter, hingga ancaman hibrida yang kini menjadi tantangan utama di era keterhubungan global. Melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, Kemenko Polkam menegaskan komitmennya untuk memperkuat daya tahan bangsa dan memastikan kebijakan keamanan nasional sejalan dengan kepentingan strategis Indonesia.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kemenko Polkam dalam membangun kesadaran kolektif dan kesiapsiagaan nasional di tengah perubahan geopolitik dunia yang kian dinamis.

Red/Irma