Kubu Raya, UwaisNews.Com – Kalbar – 23 Juni 2025
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi gudang berisi puluhan ribu liter oli diduga palsu di Jalan Extra Jos, Desa Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin sore (23/6).

Sidak dilakukan untuk memastikan barang bukti tetap aman pasca-penggerebekan besar oleh tim gabungan aparat beberapa hari sebelumnya.

Penggerebekan yang berlangsung Jumat (21/6) melibatkan unsur dari Kejaksaan, BAIS, BIN, Intel TNI dan Polri, termasuk Intel Kodam XII/Tpr. Dalam sidaknya, Krisantus didampingi aparat gabungan dan tim kuasa hukum Pertamina pusat. Ia menegaskan tidak boleh ada pihak mana pun yang mencoba mengintervensi proses hukum.

“Jangan ada yang main-main. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Ini kasus besar yang merugikan rakyat dan negara,” tegas Krisantus kepada awak media.

Wagub juga menyaksikan langsung pemasangan garis polisi (police line) di tiga gudang yang dijadikan tempat penyimpanan oli diduga palsu. Ia menekankan bahwa semua pelaku harus diproses hukum, termasuk oknum yang mencoba melindungi atau menghalangi penyidikan.

Insiden kecil sempat terjadi saat pihak BAIS meminta gudang dibuka untuk pemeriksaan isi. Awalnya aparat dari Krimsus Polda Kalbar enggan membuka, namun setelah dilakukan mediasi, pintu akhirnya dibuka dan tim bisa melihat langsung barang bukti di dalamnya.

Hingga hari ini, pemilik gudang berinisial E.C.U. belum juga muncul. Tidak ada pula perwakilan dari perusahaan yang hadir di lokasi. Hanya seorang penjaga gudang berinisial A sempat muncul sebentar, lalu pergi. Hal ini menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat terkait siapa sebenarnya yang membekingi bisnis oli palsu tersebut.

Dugaan pelanggaran hukum yang terjadi dalam kasus ini cukup serius, mulai dari UU Perlindungan Konsumen, UU Merek Dagang, UU Pajak, hingga potensi pencucian uang. Drum-drum berlabel Pertamina yang ditemukan di lokasi memperkuat dugaan pemalsuan dan pengoplosan.

“Pertamina harus bertanggung jawab. Ini produk mereka, jangan lepas tangan. Kami minta kasus ini ditindak sampai ke akar-akarnya,” ujar Krisantus tegas.

Masyarakat luas memberikan dukungan terhadap langkah cepat pemerintah dan aparat. Desakan pun menguat agar Polda Kalbar menindak tegas semua pihak yang terlibat, baik pelaku langsung maupun para oknum yang membekingi.

red/Irma