UwaisNews.Com – Sintang, Peristiwa tragis robohnya bangunan rumah toko (ruko) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (27/10/2026), menelan korban jiwa. Dua pekerja bangunan dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan yang sedang mereka kerjakan.
Insiden tersebut mengundang perhatian masyarakat. Berdasarkan informasi awal, bangunan ruko itu diduga telah berada dalam kondisi miring sebelum akhirnya roboh. Kedua pekerja yang berada di lokasi tidak luput dari musibah tersebut dan tertimbun material bangunan.
Suasana di lokasi kejadian menjadi mencekam ketika proses pencarian dan evakuasi korban dilakukan. Material bangunan yang menumpuk menyulitkan upaya pencarian sehingga diperlukan bantuan alat berat untuk menyingkirkan reruntuhan.
Kapolres Sintang Bergerak Cepat, Evakuasi Korban Dibantu Alat Berat
Kapolres Sintang bersama anggota kepolisian bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima informasi mengenai robohnya bangunan tersebut.
Di lokasi, petugas melakukan penanganan awal dan membantu proses pencarian serta evakuasi korban yang tertimbun reruntuhan. Penggunaan alat berat dilakukan untuk membantu mengangkat dan menyingkirkan material bangunan agar korban dapat ditemukan dan dievakuasi.
Kehadiran Kapolres Sintang bersama jajarannya menunjukkan respons kepolisian dalam menangani peristiwa darurat yang menimbulkan korban jiwa. Selain membantu proses evakuasi, aparat kepolisian diharapkan melakukan pengamanan lokasi serta penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti robohnya bangunan tersebut.
Kondisi Bangunan Jadi Perhatian
Bangunan yang dilaporkan sudah dalam kondisi miring sebelum roboh menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat kerusakan struktur atau faktor lain yang menyebabkan bangunan tersebut ambruk.
Penyelidikan juga penting untuk mengetahui kronologi kejadian, kondisi bangunan sebelum pengerjaan, serta aspek keselamatan kerja yang diterapkan di lokasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat serius bahwa kondisi bangunan yang menunjukkan tanda-tanda membahayakan harus mendapat pemeriksaan sebelum pekerjaan dilanjutkan. Keselamatan pekerja dan masyarakat di sekitar bangunan harus menjadi prioritas utama.
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti robohnya ruko tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang.
UwaisNews.Com akan terus mengikuti perkembangan penanganan dan penyelidikan kasus robohnya bangunan ruko yang menewaskan dua pekerja di Kabupaten Sintang.
UwaisNews.Com




