UwaisNews.Com – Sintang, Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Asosiasi Sopir Angkutan Sintang (ASAS) menggelar Dialog Inklusif sebagai upaya memperkuat kolaborasi komunitas transportasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini diinisiasi Ketua ASAS, Dedy, dan melibatkan sopir taksi, sopir ekspedisi, driver Maxim, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dedy menyebutkan, dialog tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus menangkal maraknya isu hoaks yang sering bermunculan menjelang hari besar, mulai dari isu BBM, sembako, pertambangan, hingga isu budaya. “Kami ingin memastikan harmonisasi yang selama ini terjaga tetap stabil. Jangan sampai masyarakat terpengaruh isu-isu kontradiktif yang memicu kegaduhan,” ujarnya (19/11/25).
Menurut Dedy, komunitas sopir memiliki peran strategis dalam menjaga situasi daerah karena mereka bersentuhan langsung dengan informasi di lapangan. “Kami dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan. Dengan kebersamaan, Sintang akan tetap aman dan aktivitas warga dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa. Ia menilai forum seperti ini sangat penting sebagai ruang konsolidasi antar komunitas, terutama menghadapi momentum Nataru yang rawan isu menyesatkan. “Dialog ini dapat menjadi contoh bahwa setiap elemen masyarakat memiliki kontribusi besar dalam menangkal hoaks dan menjaga kedamaian daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Sintang, Bisma, memastikan suplai BBM di seluruh SPBU tetap aman menjelang Natal dan Tahun Baru. Ia juga meluruskan isu mengenai dugaan pencampuran etanol pada Pertalite yang sempat beredar di media sosial. “Untuk wilayah Kalbar, khususnya Sintang, tidak ada pencampuran etanol. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.
Kepala Depot Pertamina Sintang, Rizky, turut menambahkan bahwa stok kuota BBM dan LPG berada dalam kondisi aman. Meski konsumsi biasanya meningkat di akhir tahun, ia memastikan distribusi berjalan normal. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang karena pasokan terjamin,” ujarnya.
Kegiatan dialog yang dipimpin langsung oleh Dedy tersebut ditutup dengan penyampaian tiga sikap komitmen bersama. Salah satunya adalah tekad komunitas transportasi untuk terus menjaga stabilitas daerah.
“Kami dari Asosiasi Sopir Angkutan Sintang beserta komunitas transportasi lainnya berkomitmen menjaga harmonisasi, ketertiban, dan keamanan di Kabupaten Sintang,” demikian salah satu isi pernyataan tersebut.
Red/Irma




