UwaisNews.Com – Pontianak, Kalbar. Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat kembali mengintensifkan patroli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Patroli dilakukan menyusul ditemukannya kembali titik api yang sempat padam namun kembali menyala akibat cuaca panas dan kondisi lahan yang kering.

Kegiatan patroli dan penanganan lanjutan tersebut berlangsung pada Minggu (18/1/2026) di Jalan Parit Delima, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap. Sebanyak sembilan personel diterjunkan langsung ke lokasi lahan terbakar dengan luas sekitar satu hektare.

Meski upaya pemadaman telah dilakukan dua hari sebelumnya, petugas masih mendapati sisa asap dan api kecil yang muncul kembali. Suhu udara yang tinggi serta karakteristik lahan gambut kering diduga menjadi pemicu utama kebakaran susulan.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim SAR bergerak cepat melakukan pemadaman lanjutan, melokalisir titik api agar tidak meluas, serta melakukan pembasahan secara menyeluruh di area terdampak kebakaran.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli karhutla akan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi kebakaran lanjutan, khususnya di wilayah rawan.

“Kami terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap setiap potensi karhutla, terutama di wilayah yang terdampak cuaca panas. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memastikan api tidak kembali menyala serta meminimalisir dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Bambang.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

“Polda Kalbar akan senantiasa mengajak seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama menangani karhutla dan berbagai permasalahan di masyarakat, sesuai dengan prinsip kerja Kapolda Kalbar, yaitu responsif, kolaboratif, dan solutif,” tutupnya.

Red /Irma