UwaisNews.Com – Ketapang, Kalimantan Barat – 2 Agustus 2025
Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau, PT Lanang Agro Bersatu (LAB), anak perusahaan Sampoerna Agro, menggelar pelatihan intensif dan apel siaga karhutla di wilayah operasionalnya, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang.
Selama empat hari, sejak 28 hingga 31 Juli 2025, ratusan anggota Satgas Pengendalian Karhutla dari internal perusahaan serta regu bantuan dari Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) desa sekitar mengikuti Bimbingan Teknis Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Perkebunan yang digelar di Kebun Bukit Makmur, PT LAB.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari unsur Forkopimcam Sandai, Manggala Agni Daops Kalimantan X Ketapang, aparat desa, serta komunitas lokal. Pelatihan teknis disampaikan langsung oleh instruktur dari Manggala Agni, sementara acara pembukaan dihadiri perwakilan Polsek, Koramil, Camat Sandai, hingga para kepala desa.
Imam Tawakkal, Estate Manager PT LAB yang mewakili General Manager Isransani, menegaskan bahwa perusahaan telah mematuhi standar operasional sesuai Permentan Nomor 6 Tahun 2025.
“Kami siap mencegah dan menanggulangi karhutla, dengan sarana, prasarana, dan SDM yang kompeten,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Sandai Markus menyampaikan apresiasi atas pelibatan lintas elemen dalam penguatan kesiapsiagaan di wilayah rawan.
“Kunci utamanya adalah SDM yang terlatih, peralatan yang siaga, dan sinergi semua pihak,” katanya.
Puncak kegiatan ditandai dengan Apel Siaga Karhutla yang digelar Kamis (31/7), dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Ketapang, Yunifar. Dalam arahannya, Yunifar menegaskan bahwa karhutla merupakan bencana ekologis yang merusak banyak sektor.
“Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga membahayakan kesehatan dan menurunkan aktivitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Apel diikuti perwakilan Manggala Agni, KPH Ketapang Utara, DAD Sandai, MABM Sandai, hingga tokoh adat dan masyarakat setempat. Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan deklarasi kesiapsiagaan, serta simulasi pemadaman karhutla oleh tim Satgas PT LAB.
Langkah ini menjadi bukti komitmen dunia usaha, khususnya sektor perkebunan, dalam mendukung kebijakan nasional pengendalian karhutla secara preventif dan kolaboratif.
Red/Irma




