UwaisNews.Com – Sintang, Dalam momentum Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, jajaran Polwan Polres Sintang menggelar sosialisasi bertema “Rise and Speak” di SMK Kartini Sintang, Kegiatan ini digarap untuk menumbuhkan keberanian dan kesadaran para pelajar dalam mencegah, mengenali, dan melaporkan setiap bentuk kekerasan di sekitar mereka.
Para Polwan yang hadir memberikan edukasi mengenai beragam bentuk kekerasan yang kerap terjadi pada remaja, mulai dari kekerasan fisik, verbal, emosional, hingga kekerasan berbasis digital yang kini semakin marak. Para siswa juga diberi pengertian bahwa dampak kekerasan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga dapat meninggalkan luka psikologis jangka panjang.
Sosialisasi berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang memberi ruang bagi siswa untuk bertanya mengenai cara menghindari situasi berisiko, serta langkah yang harus diambil ketika dirinya atau temannya mengalami kekerasan.
“Kegiatan ‘Rise and Speak’ ini kami selenggarakan agar para pelajar memahami bahwa mereka berhak merasa aman. Mereka juga harus tahu ke mana harus melapor jika melihat atau mengalami kekerasan,” ujar salah satu Polwan saat memberikan materi.
Ia juga mengimbau siswa untuk saling menjaga dan membangun lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan bebas dari intimidasi.
Pihak sekolah menyambut antusias kegiatan ini dan berharap sosialisasi serupa dapat terus dilaksanakan. Menurut pihak SMK Kartini, edukasi langsung dari kepolisian menjadi langkah preventif penting dalam mencegah tindak kekerasan maupun bullying di lingkungan pendidikan.
Kegiatan “Rise and Speak” ini menjadi pengingat bahwa para pelajar tidak boleh diam. Mereka harus berani bangkit, berbicara, dan mencari bantuan ketika menghadapi kekerasan—demi terciptanya generasi muda yang lebih kuat dan sadar akan hak-haknya.
Red/Irma




