UwaisNews.Com – Sambas, Suasana khidmat menyelimuti Masjid Mujahidin Makodim 1208/Sambas saat jajaran Kodim 1208/Sambas menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah pada Kamis (12/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Tabrani, Desa Lumbang, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas tersebut menjadi momentum spiritual bagi para prajurit dan keluarga besar TNI di wilayah tersebut.
Peringatan turunnya Al-Qur’an ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 1208/Sambas, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo, M.A.P, bersama para perwira staf, para Danramil jajaran, anggota Kodim, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LII Kodim 1208/Sambas.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di dalam masjid, dilanjutkan dengan ceramah agama yang mengangkat tema “Ramadhan Membentuk Mental Prajurit yang Prima dan Memegang Teguh Nilai-Nilai Tauhid untuk Indonesia Maju.”
Dalam sambutannya, Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kualitas moral para prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini, kita diharapkan mampu mengambil hikmah dari turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup. Dengan demikian, setiap prajurit dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan keikhlasan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, memperkuat spiritualitas, serta mempererat hubungan silaturahmi di antara sesama prajurit dan keluarga besar Kodim 1208/Sambas.
Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan dan kekompakan antar anggota TNI dan Persit di lingkungan Kodim 1208/Sambas.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat kewilayahan yang selalu hadir di tengah masyarakat.
Red/Irma




