UwaisNews.Com – Sintang, 26/4/2026. Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) terus menunjukkan perannya sebagai wadah perjuangan dalam bidang pendidikan dan dakwah Islamiyah, guna membentuk sumber daya manusia yang berkualitas serta berakhlak karimah di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar di wilayah Solam Raya, BKMT menghadirkan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ustadz Al-Habib Hasyimbin Faris Al-Kaf yang memberikan tausiyah keagamaan kepada para jamaah.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai momen untuk saling memaafkan, mengikhlaskan kesalahan, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama umat Muslim.

Secara historis, Halal Bihalal pertama kali diperkenalkan pada tahun 1948 oleh KH. Hasbullah Wahab bersama para ulama. Saat itu, para tokoh agama bersepakat untuk menciptakan sebuah tradisi yang dapat menyatukan umat dan memperkuat persatuan bangsa pasca konflik yang terjadi di Indonesia.

Istilah “Halal Bihalal” sendiri mengandung arti saling menghalalkan atau membebaskan kesalahan satu sama lain, sehingga hubungan sosial yang sempat renggang dapat kembali harmonis.

Melalui momentum ini, BKMT berharap kegiatan dakwah dan pendidikan Islam dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berakhlak mulia.

Kegiatan Halal Bihalal di Solam Raya pun berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan, menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan masih terjaga dengan baik di tengah kehidupan masyarakat.

Red/Ry