UwaisNews.Com – Shanghai, Kota metropolitan Shanghai bersiap menjadi pusat perhatian dunia saat Annual Investment Meeting (AIM) Congress menggelar edisi internasional perdananya di Tiongkok pada 2025. Forum bergengsi ini dipandang sebagai tonggak baru dalam memperluas jangkauan global AIM sekaligus memperkuat posisinya sebagai ajang dialog investasi paling berpengaruh di dunia.

Mengusung tema “Deciphering the Intertwined Engines of Globalization: ‘From Going Out’ to ‘Going Up’” atau “Memahami Mesin-Mesin yang Saling Terhubung dalam Globalisasi: ‘Dari Keluar’ hingga ‘Naik Tingkat’”, AIM China Chapter 2025 akan mengeksplorasi arah baru globalisasi melalui integrasi teknologi, investasi berkelanjutan, dan transformasi ekonomi berbasis inovasi.

Selama dua hari pelaksanaan, forum ini akan menghadirkan 85 pembicara internasional dalam 15 sesi tingkat tinggi, dengan partisipasi lebih dari 1.000 peserta dari 150 negara. Mereka terdiri atas investor, pelaku usaha, pembuat kebijakan, hingga pemimpin industri global yang akan membahas tren investasi masa depan, pembiayaan hijau, serta tantangan digitalisasi ekonomi dunia.

Ketua AIM Congress, Yang Mulia Dawood Al Shezawi, menegaskan bahwa pelaksanaan edisi Shanghai menjadi langkah strategis yang menandai fase baru dalam perjalanan AIM..

“AIM Congress China Chapter lebih dari sekadar ekspansi; ini merupakan pencapaian penting untuk menjembatani pasar dan ide di berbagai benua. Shanghai adalah simbol kemajuan dan inovasi, menjadikannya kota tuan rumah ideal bagi dialog investasi berwawasan masa depan. Bersama, kita akan mendefinisikan ulang batas globalisasi dengan membangun ekonomi yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Dawood Al Shezawi.

Beberapa tokoh terkemuka dunia juga dijadwalkan hadir, antara lain Dr. Thani bin Ahmed Al-Zeyoudi (Menteri Perdagangan Luar Negeri UEA), Raja Al Mazrouei (CEO Etihad Credit Insurance), Omar Suwaina Al Suwaidi (Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Maju UEA), Pu Yapeng (Wakil Ketua Komisi Ekonomi dan Informatika Kota Shanghai), serta Rae Kwon Chung, peraih Nobel dan Duta Perubahan Iklim.

Tak hanya menjadi ruang diskusi, AIM China Chapter 2025 juga akan menjadi ajang penandatanganan kemitraan strategis antara AIM dengan sejumlah lembaga besar seperti Beijing Chamber of International Commerce (BCIC), China Council for the Promotion of International Trade Hainan Sub-council (CCPIT Nanjing), E&P International, CargoX, Masdar City, dan SIEF. Kerja sama ini diharapkan memperkuat kolaborasi lintas negara dan memperluas ekosistem bisnis global yang lebih inovatif.

Dengan penyelenggaraan di Shanghai — kota yang dikenal sebagai jantung ekonomi Asia — AIM China Chapter 2025 diproyeksikan menjadi platform utama dalam membentuk arah baru investasi internasional, memperkuat kemitraan lintas negara, dan mendorong pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan.

Red/Irma