UwaisNews.Com – Sambas, Pagi itu, suasana Dusun Camar Wulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, tampak lebih ramai dari biasanya. Di sebuah titik sederhana di wilayah perbatasan, para ibu datang menggendong anak mereka, sebagian lainnya menggandeng balita dengan penuh harap. Hari itu, Posyandu kembali digelar membawa layanan kesehatan lebih dekat ke masyarakat yang tinggal di ujung negeri.
Di tengah aktivitas tersebut, tampak sosok berseragam loreng turut membantu. Ia adalah Babinsa Temajuk, Serka Dwi Ariyanto, yang dengan sigap mendampingi para tenaga kesehatan (nakes) memastikan kegiatan berjalan lancar.
Posyandu bukan sekadar rutinitas. Di wilayah perbatasan seperti Temajuk, kegiatan ini menjadi garda terdepan dalam memantau tumbuh kembang balita, menjaga kesehatan ibu hamil, hingga memberikan layanan kesehatan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Serka Dwi Ariyanto menegaskan, kehadirannya merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu berada di tengah masyarakat. Terlebih di daerah perbatasan, di mana akses layanan kerap menjadi tantangan tersendiri.
“Kami siap mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan,” ujarnya.
Sinergi pun terasa nyata. Para tenaga kesehatan yang bertugas mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa, terutama dalam mengajak warga untuk hadir dan memastikan kegiatan berjalan tertib.
“Kehadiran Babinsa sangat membantu kami menjangkau masyarakat lebih luas,” ungkap salah satu nakes di lokasi.
Sementara itu, warga tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mulai dari penimbangan balita, imunisasi, hingga penyuluhan kesehatan, semuanya diikuti dengan penuh perhatian. Bagi mereka, Posyandu bukan hanya tempat pelayanan, tetapi juga ruang belajar tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
Di tengah keterbatasan wilayah perbatasan, kolaborasi sederhana antara TNI dan tenaga kesehatan ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap masyarakat tetap hadir rebahkan hingga ke pelosok negeri.
Red/Irma




