Pontianak, UwaisNews.Com – Warga Gang Gunung Malabar 1, Jalan Sejarah, Kecamatan Pontianak Kota, dikejutkan dengan peristiwa tragis yang terjadi di sebuah rumah kos pada Rabu siang. Seorang pria berusia 25 tahun ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban ditemukan pertama kali oleh seorang teman dekatnya yang datang ke lokasi setelah sempat dihubungi korban sebelumnya. Menurut keterangan saksi, korban sempat meminta agar ia datang ke kos. Namun karena masih mandi dan makan, saksi baru tiba sekitar pukul 14.11 WIB.

 

“Saat saya sampai, pintu kamar tidak dikunci. Begitu saya buka, saya langsung kaget melihat dia sudah tergantung. Saya buru-buru memotong ikat pinggang coklat yang digunakan dan segera menghubungi keluarganya,” ungkap saksi kepada pihak kepolisian.

Personel Polsek Pontianak Kota bersama Tim Inafis Polresta Pontianak segera mengamankan lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga menemukan sepucuk surat wasiat yang diduga ditulis oleh korban. Dari keterangan keluarga dan saksi, korban diketahui sudah cukup lama mengalami tekanan mental dan memiliki riwayat penyakit.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses visum guna memastikan penyebab pasti kematian. Hasil sementara pemeriksaan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik lain.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Wagitri, mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental lingkungan sekitar.

“Kami tangani kasus ini dengan pendekatan kemanusiaan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi psikologis orang-orang terdekat. Bila mengalami tekanan mental, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional,” tegas AKP Wagitri.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian, empati, dan komunikasi dalam menghadapi tekanan hidup, terutama di kalangan anak muda.

Pim/Erny