UwaisNews.Com – Sintang, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk tidak melakukan duplikasi program dan kegiatan di tengah adanya pemotongan dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat.

Arahan tersebut disampaikan Bupati Sintang saat memberikan sambutan pada Forum Perangkat Daerah Bidang Peningkatan Infrastruktur dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sintang Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Bappeda Sintang, Kamis (12/3/2026).
Forum tersebut dihadiri sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Sintang yang berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur.

“Kita memasuki dinamika fiskal yang penuh tantangan. Oleh karena itu saya meminta perangkat daerah memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Hindari duplikasi program, utamakan efisiensi anggaran, serta berpijak pada data dan analisis yang akurat dengan tetap memperhatikan isu lingkungan, tata ruang, dan keberlanjutan,” pesan Gregorius Herkulanus Bala.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran di setiap OPD, khususnya pada triwulan pertama.
“Saya juga menekankan komitmen percepatan realisasi anggaran, terutama pada triwulan pertama. Minimal 50 persen di setiap OPD,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut,

Bupati Sintang juga menyinggung upaya pemerintah daerah dalam mendukung visi pembangunan nasional melalui percepatan transformasi ekonomi dan sosial dari tingkat desa.
“Untuk mewujudkan visi besar asta cita, pemerintah daerah berkomitmen mempercepat transformasi ekonomi dan sosial dari tingkat desa.

Kita percaya kedaulatan bangsa dimulai dari kemandirian desa dan kualitas sumber daya manusia yang unggul melalui program pemerintah seperti koperasi desa merah putih,” jelasnya.
Menurutnya, koperasi desa tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga motor penggerak peningkatan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal secara profesional dan mandiri.
Selain itu, ia juga menyinggung program makan bergizi gratis yang bertujuan memastikan tidak ada lagi anak-anak maupun ibu hamil yang kekurangan gizi.

“Fokus utamanya adalah memastikan tidak ada lagi anak-anak atau ibu hamil yang kekurangan gizi. Dengan akses pangan sehat, kita tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi agar pola hidup sehat menjadi budaya baru di desa,” ujarnya.

Bupati Sintang juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah meningkatnya aktivitas manusia dan perubahan kondisi alam.

“Kita menyadari berbagai aktivitas manusia telah memberi tekanan terhadap kelestarian lingkungan. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat, perangkat daerah, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Ia menegaskan upaya menjaga kelestarian hutan, mencegah pembakaran lahan, mengelola sampah dengan baik, serta menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan koordinasi dan kualitas perencanaan pembangunan.

“Dengan kerja keras, sinergi, dan komitmen bersama, saya yakin pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sintang dapat terus dipercepat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Gregorius Herkulanus Bala.

Sumber ; Prokopim