UwaisNews.Com – Sintang, Kalimantan Barat, kembali berduka. Dari tanah yang jauh di timur Indonesia, kabar kehilangan itu datang—seorang putra terbaik daerah gugur saat menjalankan tugas negara.
Adalah Praka (Anumerta) Aprianus, prajurit TNI asal Kabupaten Sintang, yang menghembuskan napas terakhirnya di medan tugas di Papua, Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 09.55 WIT, di wilayah Kabupaten Nduga.
Aprianus bukan sekadar nama. Ia adalah anak kampung yang lahir di Desa Pakak, Kecamatan Kayan Hilir, pada 17 September 2001—tumbuh dari tanah sederhana, lalu memilih jalan pengabdian sebagai prajurit negara. Di usia yang masih muda, ia telah memikul tanggung jawab besar: menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa, jauh dari kampung halaman.
Kabar gugurnya Aprianus dibenarkan oleh Komandan Kodim 1205/Sintang, Letkol Arm Anggit Wijaksono.
“Betul, Praka Aprianus, seorang prajurit TNI asal Sintang, gugur saat bertugas di Papua,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Kamis pagi.
Di balik seragam loreng yang dikenakannya, ada cerita tentang keberanian, pengorbanan, dan cinta pada tanah air. Tugas di daerah operasi bukanlah pilihan mudah—risiko selalu mengintai, namun ia tetap berdiri di garis depan.
Kini, Aprianus telah gugur sebagai kusuma bangsa. Namanya akan dikenang sebagai salah satu putra terbaik Kalimantan Barat yang memberikan segalanya untuk negeri ini.
Dari Sintang hingga Nduga, jarak ribuan kilometer itu kini menjadi saksi bisu pengabdian terakhirnya.
Red/Irma




