UwaisNews.Com – Sintang, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (LP3K) Kabupaten Sintang mengumpulkan pelatih dan anggota Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK) dan Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria di Aula Hotel Cika pada Selasa, 13 Oktober 2026 malam.

Kegiatan diisi dengan Latihan Bersama serta mendengarkan pengarahan dari Ketua LP3K Kabupaten Sintang Agustinus Hata dan Ketua Kontingen Kabupaten Sintang Hendrika. Seluruh Anggota Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK) dan Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria tampah hadir di acara tersebut.

Usai melaksanakan latihan pemantapan, Agustinus Hata Ketua LP3K Kabupaten Sintang menyampaikan kita berdiri di sini bukan hanya sebagai penyanyi atau official, tetapi merupakan utusan resmi umat Katolik Kabupaten Sintang yang membawa nama besar dan kehormatan daerah kita.

“pada tanggal 16–17 Oktober 2026 nanti, di panggung Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Provinsi Kalimantan Barat ke-II di Pontianak, ribuan mata akan tertuju pada kita. Kita datang bukan sekadar untuk meramaikan. Keikutsertaan Sintang di dua mata lomba ini harus memberi warna yang khas, memukau, dan menunjukkan prestasi tertinggi” terang Agustinus Hata

“ingatlah, satu tiket menuju Pesparani Nasional IV tahun 2027 di Manado sudah berhasil kita amankan melalui cabang Cerdas Cermat Rohani Remaja. Ini adalah bukti nyata bahwa Sintang memiliki mental juara. Sekarang, giliran Paduan Suara OMK dan Paduan Suara Gregorian Dewasa Pria yang harus menyusul. Kita harus menambah dua tiket lagi untuk terbang ke Manado! ke tingkat nasional” ucap Agustinus Hata dengan penuh semangat

“Saya tahu dan kita semua tahu, kita berangkat di tengah berbagai keterbatasan dan kekurangan anggaran. Namun kekurangan anggaran tidak akan pernah bisa membatasi talenta, mentalitas, dan iman kita. Keterbatasan finansial bukanlah alasan untuk mundur, melainkan bahan bakar untuk membakar semangat kita agar berjuang jauh lebih keras. Kita akan buktikan bahwa dengan keterbatasan yang ada, Kabupaten Sintang justru mampu melahirkan mahakarya yang emas” terang Agustinus Hata

“bernyanyilah dengan energi muda kalian yang meluap-luap! Jadikan setiap nada sebagai wujud kesaksian iman yang hidup. Lantunkan nada-nada suci dengan keagungan, ketegasan, dan kedalaman jiwa yang menggetarkan panggung kompetisi. Bernyanyilah dengan baik, bernyanyilah dengan hati, dan persembahkan yang terbaik untuk Tuhan dan Bumi Senentang” terang Agustinus Hata

Hendrika Ketua Kontingen Kabupaten Sintang menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada para Pelatih yang telah mencurahkan ilmu, waktu, dan kesabarannya untuk membentuk harmoni suara yang indah. Para Pendamping dan Panitia yang telah bekerja siang dan malam di balik layar, memastikan seluruh kebutuhan tim terpenuhi dengan luar biasa.

“untuk seluruh peserta, terima kasih sudah berlatih dengan disiplin tinggi, mengorbankan waktu dan tenaga demi panggilan tugas suci ini. Perjuangan kita sudah sangat dekat dengan garis finis. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, fokus pada tujuan, dan terus saling menguatkan. Kita datang ke Pontianak untuk menang, membawa pulang prestasi, dan memuliakan nama Tuhan” terang Hendrika

Sumber : Prokopim