UwaisNews.Com – Jakarta, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), Dian Surahman, menegaskan pentingnya implementasi penegakan hukum yang konsisten, profesional, dan tidak tebang pilih di seluruh wilayah Indonesia.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci dalam menjaga marwah serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia.
Dalam keterangannya,
Dian menekankan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti pada tataran wacana semata, melainkan harus diwujudkan secara nyata melalui tindakan yang terukur, transparan, dan berkeadilan.
“Penegakan hukum harus dijalankan secara konsisten dan tegas tanpa pandang bulu. Ini penting untuk menjaga marwah Polri serta mendukung stabilitas nasional dan keberlangsungan program pemerintah,” tegasnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya kompleksitas dinamika sosial yang menuntut aparat penegak hukum untuk semakin profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugasnya.
Di sisi lain, lanjutnya, masyarakat kini semakin kritis dan memiliki ekspektasi tinggi terhadap kinerja aparat.
Ketidakkonsistenan dalam penegakan hukum berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik serta memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat.
Dian menambahkan, sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Dalam hal ini, FRIC menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis Polri, baik dalam memberikan masukan, pengawasan, maupun respons cepat terhadap berbagai persoalan sosial.
“Kami siap mendukung langkah-langkah Polri dalam menegakkan hukum secara objektif dan berkeadilan. Penegakan hukum yang tegas dan konsisten akan menjadi fondasi kuat dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, FRIC juga menegaskan akan terus mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara objektif, transparan, serta bebas dari praktik diskriminatif.
Di akhir pernyataannya, Dian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan mendukung penegakan hukum.
“Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi serta aktif melaporkan setiap pelanggaran hukum di lingkungannya,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi yang kuat antara aparat dan masyarakat, diharapkan tercipta kondisi yang aman, damai, dan berkeadilan, demi terwujudnya Indonesia yang maju dan bermartabat
Red/Tim




