UwaisNews.Com – Sintang, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sintang, Rabu (28/1/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus, pejabat dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, anggota Polres Sintang, Kodim 1205 Sintang, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, serta mahasiswa dan pelajar.

Dalam amanatnya, Bupati Sintang membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan. Ia mengingatkan bahwa secara yuridis, Kalimantan Barat ditetapkan sebagai provinsi otonom sejak 1 Januari 1957. Melalui Sidang DPRD Peralihan pada 28 Januari 1957, dibentuk Dewan Pemerintahan Daerah Peralihan Swatantra Tingkat I Kalimantan Barat yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Lahir Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Momentum peringatan ini menjadi ruang refleksi atas fondasi persatuan dan pengabdian yang telah diletakkan para pendahulu, sekaligus menjadi amanah bagi kita semua untuk melanjutkannya melalui kerja nyata dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Bupati Sintang.

Ia menjelaskan, tema HUT ke-69 Provinsi Kalbar “Bergerak Maju Bersama Membangun Kalimantan Barat Sejahtera” menegaskan pentingnya sinergi, kebersamaan, dan kolaborasi seluruh elemen dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah pedesaan, perbatasan, pedalaman, dan pesisir.

“Tema ini menekankan agar manfaat pembangunan dan kualitas pelayanan publik benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” lanjutnya.
Bupati Bala juga memaparkan sejumlah capaian makro pembangunan Kalimantan Barat sepanjang tahun 2025 yang patut disyukuri. Persentase penduduk miskin berhasil ditekan hingga 6,16 persen, lebih rendah dibandingkan angka nasional 8,47 persen. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,82 persen, sementara pertumbuhan ekonomi kumulatif hingga Triwulan III mencapai 5,30 persen.

Selain itu, pemerataan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, serta akses listrik dan air bersih terus berjalan. Kinerja fiskal daerah dinilai tetap terjaga dan berbagai program pembangunan dapat terlaksana sesuai target.

“Seluruh capaian ini menjadi modal penting sekaligus sumber motivasi untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat demi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Namun demikian, Bupati Sintang mengingatkan bahwa Kalimantan Barat masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam penyelarasan program strategis nasional dan daerah, serta keterbatasan fiskal akibat berkurangnya dana transfer ke daerah.

“Kondisi ini menuntut strategi fiskal yang cermat, kebijakan yang adaptif, serta terobosan-terobosan inovatif agar pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Bupati Sintang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kepedulian, dan solidaritas demi Kalimantan Barat yang aman dan damai.

“Kepedulian dan solidaritas adalah wujud nyata persatuan bangsa yang harus terus kita jaga, bahkan di tengah perayaan dan capaian pembangunan yang kita raih saat ini,” pungkasnya.

Sumber : prokopim