UwaisNews.Com – Makassar, Seorang ibu lanjut usia (lansia) berinisial Sitti (86) menjadi korban pencurian dengan modus dugaan hipnotis oleh dua orang tak dikenal (OTK) di kediamannya di Kampung Tambasa, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 WITA. Saat itu, korban didatangi dua orang yang mengaku sebagai petugas kesehatan dan menawarkan bantuan pengobatan ke rumah sakit.

Dengan bujuk rayu, pelaku berhasil meyakinkan korban. Salah satu pelaku meminta korban menunjukkan kartu BPJS, sehingga korban masuk ke dalam kamar untuk mengambil dompet yang disimpan di sisi ranjang.

“Saya masuk ambil dompet, tapi salah satu pelaku ikut masuk ke kamar. Tanpa saya sadari, dompet itu diambil,” ujar Sitti saat ditemui, Sabtu (21/3/2026).
Tidak hanya itu, pelaku juga meminta korban melepas kalung emas yang dikenakannya dengan alasan tertentu. Korban yang berada dalam kondisi bingung dan terpengaruh menuruti permintaan tersebut.

“Dia pegang pundak saya, suruh buka kalung. Katanya mau ambil alat terapi di luar, tapi tidak kembali lagi,” tuturnya dengan nada sedih.
Setelah kedua pelaku pergi, korban baru menyadari bahwa dompet berisi uang tunai, cincin, dan kalung emas telah hilang. Total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp30 juta.

Aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV) saat keduanya keluar dari lorong rumah dengan tergesa-gesa usai beraksi.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait tindak lanjut laporan tersebut.
Kalau ingin lebih “nendang”, kamu sebenarnya bisa menaikkan angle-nya jadi isu yang lebih luas, misalnya:
maraknya modus “petugas kesehatan

Tim / Red