UwaisNews.Com – Pontianak, Kalbar
Semangat kebangsaan menggema di Ballroom Hotel Ibis Pontianak, Jumat (5/9/2025), ketika Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., secara resmi membuka Seminar Empat Pilar Kebangsaan yang digelar Pemuda Dayak Kalbar.
Acara yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) sejak pagi itu diikuti oleh 88 organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) se-Kalbar. Tujuannya jelas: memperkuat pemahaman generasi muda tentang nilai-nilai kebangsaan sekaligus meneguhkan komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa pemuda, khususnya Pemuda Dayak, harus tampil di garis depan menjaga keutuhan bangsa.
“Empat Pilar Kebangsaan
1. Pancasila,
2. UUD 1945,
3. NKRI, dan
4. Bhinneka Tunggal Ika.
harus menjadi fondasi kokoh bagi generasi muda. Di Kalbar yang sangat majemuk, pemuda Dayak harus menjadi garda depan menjaga persatuan dan keberagaman,” tegasnya.
Seminar ini menghadirkan tokoh-tokoh penting sebagai narasumber, antara lain:
- Prof. Dr. Ibrahim, M.A., Ketua FKUB Kalbar.
- Irjen Pol Pipit Rismanto, Kapolda Kalbar.
- Dr. Jumadi, S.Sos., M.Si., pengamat politik Universitas Tanjungpura.
- Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Gubernur Kalbar.
Diskusi dipandu langsung oleh Agusandi, S.F., M.F., Ketua Umum Pemuda Dayak Kalbar, yang menekankan pentingnya konsolidasi pemuda melalui forum ini.
“Kami ingin agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. FGD ini menjadi ruang konsolidasi awal menuju persatuan pemuda Kalbar,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan kesepakatan bersama seluruh peserta untuk melanjutkan agenda penguatan wawasan kebangsaan hingga ke tingkat kabupaten/kota di seluruh Kalimantan Barat.




