UwaisNews.Com – Tebas, Sambas. Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan oleh jajaran TNI di wilayah perbatasan. Anggota Koramil 1208-03/Tebas Kodim 1208/Sambas, Sertu Isnadi, mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan pertanian maupun perkebunan dengan cara membakar.

Imbauan tersebut disampaikan melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga di Desa Seret Ayon, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Selasa (27/1/2026). Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama warga juga memasang spanduk larangan pembakaran hutan dan lahan sebagai bentuk edukasi sekaligus pengingat akan bahaya karhutla.

Sertu Isnadi menjelaskan, praktik pembukaan lahan dengan cara membakar sangat berisiko memicu kebakaran besar yang sulit dikendalikan, terutama saat musim kemarau. Selain berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan, tindakan tersebut juga melanggar peraturan perundang-undangan dan dapat dikenakan sanksi hukum.

“Melalui kegiatan ini, kami mengimbau seluruh warga agar bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Gunakan metode yang aman dan ramah lingkungan dalam mengolah lahan,” ujar Sertu Isnadi di sela-sela kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla, salah satunya dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak akan berhasil tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat. Sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah bencana asap.
Dengan adanya kegiatan komsos ini, diharapkan wilayah Kecamatan Tebas dapat terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Red/Irma