Sambas, UwaisNews.Com – Komitmen Polri dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak kembali ditunjukkan oleh Briptu Annisa Chindila, Bhabinkamtibmas Desa Durian, Polres Sambas. Dalam siaran langsung dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI), Briptu Annisa mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu kekerasan seksual dan perundungan (bullying) di lingkungan sekitar.

Mengangkat tema “Mewujudkan Lingkungan Aman bagi Perempuan dan Anak”, Briptu Annisa menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak — mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat — dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual dan bullying.

“Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Jangan ragu untuk bertindak dan melapor jika melihat atau mengalami kekerasan maupun perundungan. Kita semua punya tanggung jawab menciptakan ruang yang aman dan ramah bagi semua,” ujar Briptu Annisa dalam siaran RRI tersebut.

Ia juga menyoroti peran media dan teknologi sebagai sarana penyebaran edukasi serta pentingnya mendampingi anak-anak dalam penggunaan media sosial untuk mencegah mereka menjadi korban maupun pelaku kekerasan daring (cyberbullying).

Dengan terus menggencarkan edukasi melalui platform seperti radio, Polri berharap masyarakat semakin memiliki pemahaman dan keberanian untuk menolak segala bentuk kekerasan. Ini sejalan dengan semangat Polres Sambas dalam membangun lingkungan sosial yang inklusif, aman, dan bermartabat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan

 

Pim/Erny